Oleh : Heqal Mardiyah
Setelah dari uraian mengenai
Sosiologi sebagai ilmu dan metode, maka sekarang saya akan memperkenalkan pula siapa
sajakah tokoh-tokoh yang memprakarsai ide dalam kajian-kajiannya mengenai
pengertian istilah sosiologi.
Semula, Aguste Comte sempat menggunakan istilah fisika social (social
physics), untuk menyebut bidang ilmu yang dirintisnya. Namun ia kemudian
menggantikannya dengan Sosiologi karena ahli Matematika dari Belgia, Quatelet
telah mempergunakan istilah fisik social bagi studi statistika tentang gejala
moral (Duverger,2005:1).
Secara etimologis, istilah Sosiologis merupakan gabungan antara dua
kata socius
(dari bahasa Latin, berarti;teman atau kawan), dan logos (dari bahasa Yunani, berarti; kata atau berbicara). Namun
pengertian tersebut tentunya masih kurang memadai. Untuk mendeskripsikan secara
lebih komprehensif mengenai definisi Sosiologi dapat dilihat dari pendapat yang
dikemukakan oleh sejumlah tokoh-tokoh ahli dalam Sosiologi
Berikut ini adalah tokoh – tokoh yang dimaksud, beberapa diantaranya
yaitu :
1. Peter L. Berger
Sosiologi adalah studi ilmiah
mengenai hubungan antara masyarakat dan
individu.
2. Pitirim A. Sorokin
Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari :
a. Hubungan dan pengaruh timbal balik antaraneka macam gejala social,
misalnya antara ekonomi dan agama serta keluarga dan moral;
b. Hubungan dan pengaruh timbal balik antara gejala social dan gejala
nonsosial, misalnya antara gejala social dan gejala biologis;
c. Ciri-ciri umum dari semua jenis gejala social.
3. Roucek dan Waren
Sosiologi merupakan ilmu yang mempelajari hubungan antar manusia
dalam kelompok-kelompok.
4. William F. Ogburn dan Meyer
F.Nimkoff
Sosiologi adalah penelitian secara ilmiah terhadap interaksi social
dan hasilnya, yaitu organisasi social.
5. Selo Soemardjan dan Soelaeman
Soemardi
Sosiologi merupakan ilmu yang mempelajari struktur social,
proses-proses social dan perubahan social. Struktur social adalah keseluruhan jaringan antarunsur social yang
pokok, yaitu kaidah-kaidah social (norma-norma social), lembaga-lembaga social,
kelompok-kelompok, serta lapisan-lapisan sosial. Adapun proses-proses social
adalah pengaruh timbal balik antarberbagai segi kehidupan bersama, misalnya
antara kehidupan ekonomi dan politik.
6. Soerjono Soekanto
Sosiologi merupakan ilmu yang memusatkan perhatian pada segi-segi
kemasyarakatanyang bersifat umum dan berusaha untuk mendapatkan pola-pola umum
darinya.
7. William Kornblum
Sosiologi adalah suatu upaya ilmiah untuk mempelajari masyarakat dan
perilaku social anggotanya dan menjadikan masyarakat yang bersanggkutan dalam
berbagai kelompok dan kondisi.
8. Djojodigoeno
Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang bersasaran. Sasarannya
adalah kehidupan manusia dalam masyarakat.
9. J.P. Gillin dan J.L. Gillin
Sosiologi ialah ilmu yang mempelajari antaraksi yang timbul dalam
kehidupan masyarakat.
10.
Aguste Comte
Sosiologi dapat didefinisikan sebagai ilmu tentang masyarakat.
Sosiologi berupaya memahami kehidupan bersama manusia. Sejauh kehidupan itu
bisa ditinjau atau diamati melalui metode empiris.
Dalam sosiologi, masyarakat dipandang sebagai unit dasar analisis.
Adapun varian lainnya, seperti keluarga, politik, pendidikan, agama, ekonomi, maupun
interaksinya merupakan subanalisis. Focus perhatian sosiologi adalah manusia
dalam konteks social.
Suatu pandangan menarik yang dikemukakan Comte adalah bahwa sosiologi menurutnya merupakan
ratu ilmu-ilmu social (Reiss dalam Sunarto 2004:4).
Dalam bayangan Comte mengenai hierarki ilmu, sosiologi bahkan
menempati kedudukan teratas, melampaui
astronomi, fisika, kimia, dan biologi.
Dan masih banyak lagi para tokoh yang berperan aktif dalam
menyumbangkan idenya tentang pengertian dan penjelasan mengenai Sosiologiitu
sendiri.
Nah, dengan suguhan ilmu tersebut dan beberapa penjelesan mengenai
Sosiologi sebagai disiplin ilmu ini semoga dapat menambah wawasan dan refrensi bagi pembaca sekalian yahh. Serta
kurang lebihnya saya mohon maaf. Atas kunjungan pembaca saya ucapkan terima
kasih.
0 komentar:
Posting Komentar